Cerpen

Kenangan di Balik Hujan

Langit sore seakan menumpahkan seluruh lukanya. Awan kelabu berarak, bergulung seperti gelombang yang kehilangan arah. Butir hujan jatuh perlahan, memukul…

Di Sebuah Kamar Hotel

Baiklah, mari kita mulai dari sini. Dari gang sempit sebelah apartemen mewah. Jay menyusuri jalan yang menyerupai lorong gelap. Menyeberangi…

Kacung

Ia merasa diperlakukan sebagai kacung, tapi tak punya pilihan lain, daripada harus mengganti kaki Aya.

- Advertisement -
Ad imageAd image
Latest Cerpen News

Ilusi Lukisan Tua

”Sudah kubilang, Jane! Kamu bisa cepat sedikit tidak? Bahkan kura-kura sekalipun akan…

Kereta Terakhir

Di antara keramaian dan kesibukan orang-orang di stasiun, Nala sedikit memelankan langkahnya,…

Nabi Palsu

Di Lembah Jordan, Berlin melihat reruntuhan Kota Suci Yerussalem akibat serangan misil…

Omong Kosong

Sore yang tenang di tengah padatnya kota, secangkir kopi hangat membalut keeratan…

Pulang

Mulan merasakan hakikat dari sunyi dan sepi yang sesungguhnya. Bukan hanya karena…

[Cerpen] Kisah Bersama Hujan

Hujan kembali datang, meredam tangis dan kisah tragis ini.

[Cerpen] Rumah Kedua

Bagi Kuncoro, mereka adalah rumah kedua. Yang selalu hangat meski sedingin apapun…

Perempuan dalam Bayang

Perempuan yang bayangannya selalu hadir memenuhi pikiran.

Raungan Kepedihan

Cerpen yang berkisah tentang tokoh perempuan yang dijual ayahnya dan berakhir diperkosa.…