By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanatweb.netAmanatweb.netAmanatweb.net
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Konsep Manifestasi Cinta yang Seutuhnya Menurut Fahrudin Faiz
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanatweb.netAmanatweb.net
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
SeARCH
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Have an existing account? Sign In
Follow US
Varia Kampus

Konsep Manifestasi Cinta yang Seutuhnya Menurut Fahrudin Faiz

Last updated: 12 Oktober 2019 10:09 pm
Redaksi SKM Amanat
Published: 12 Oktober 2019
Share
SHARE
Fahrudin Faiz saat acara Ngaji Filsafat oleh Himpunan Mahasiswa Akidah dan Filsafat Islam UIN Walisongo Semarang, Sabtu (12/10/2019) (Endang/Amanat).

amanatweb.net- “Dalam teologi, manifestasi cinta itu ikhlas,” kata Fahrudin Faiz dalam acara ngaji filsafat dengan tema “Revitalisasi Kearifan Cinta,” yang di gelar oleh Himpunan Mahasiswa Akidah dan Filsafat Islam. Kegiatan itu berlangsung di Masjid Al-Fitroh Kampus 2 UIN Walisongo Semarang. Sabtu (12/10/2019).

Dosen Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta itu mengungkapkan, ketika orang memasuki level cinta, maka yang dipikirkan bukan hanya diri sendiri, tapi mereka lebih memikirkan sesuatu yang ia cintai.

“Ciri cinta paling dasar itu tidak egois dan mereka itu ikhlas,” tegasnya.

Dalam penjelasannya, Fakhruddin Faiz meminjam Konsep Imam al-Ghazali tentang manifestasi jiwa pecinta. Yang mengatakan bahwa manifestasi konkrit pecinta adalah akhlaqnya menjadi baik (Husn al Khuluq). Sebab, hampir semua dosa terbentuk karena ke-aku-an, ego yang tinggi, memikirkan diri sendiri.

“Ketika seseorang memanifestasikan cintanya itu, maka ia memikirkan sesuatu (Allah) yang dicintainya,” tambah dosen filsafat itu.

Kemudian, Fakhruddin Faiz itu memaparkan secara rinci Konsep tersebut, dan membaginya dalam empat kategori, yaitu:

Pertama, Selalu bermuka ramah, tersenyum dan selalu menggembirakan makhluk baik suka maupun duka. Diibaratkan jika kita dekat dengan seseorang yang kita cintai, maka terasa asik, nyaman, enak dilihat.

Kedua, Ridha, Ihklas dan rela terhadap apapun ketentuan Allah, tidak pernah mengeluh. Karena mengeluh itu tidak puas terhadap apa yang terjadi saat ini. Kalau ada yang keliru harus segera diperbaiki.

Ketiga, Sanggup menahan diri, tidak membalas, bahkan bersikap sayang dan memohonkan ampun terhadap orang yang menzalimi. Jadi, kalau ada orang yang menyalahkan, jangan membalasnya.

Keempat, Tidak mendambakan apapun selain Allah. Keputusan final seseorang yang Husn al Khuluq yaitu Allah semata.

Tanda-Tanda Cinta Yang Seutuhnya

Di samping itu, Fahrudin Faiz juga menjelaskan bagaimana seharusnya sesorang pecinta versinya. Baginya, jika seseorang mengaku mencintai, akan tetapi belum memenuhi tanda cinta, maka mereka tidak dapat dikatakan cinta seutuhnya. sehingga, ada tujuh tanda keutuhan cinta yang ia jelaskan yaitu:

Pertama, Kasrat al-dzikr: kagum/takjub, ketika seseorang yang mencintai itu selalu teringat, terbanyang terhadap sesuatu yang ia cintai.

Kedua, Al- I’jab: kagum atau takjub pada yang dicintai. Kita jatuh cinta karena ada sesuatu yang dikagumi atau yang membuat diri tertarik.

Ketiga, Al-Ridha: rela seperti apapun sesuatu yang kita cintai. Artinya apapun yang diperintahkan, yang ia lakukan, kita rela menjalani.. Pada dasarnya diri kita tidak mengeluh.

Keempat, Al- Tadhiyyah: rela berkorban. Artinya seseorang rela berkorban apapun demi sesuatu yang dicintainya. Biasanya anak muda mengungkapkan dengan, ”Aku tidak rela tersakiti, termasuk diriku sendiri”.

Kelima, Al-Khauf: takut, artinya takut yang dicintai akan meninggalkan, membenci, ataupu marah. Jika kita cinta kepada Allah, maka kita takut akan dosa, takut kalau Allah marah.

Keenam, Al-Raja’: harapan, artinya seseorang yang mencintai berharap ingin selalu bersamanya, dan tidak ingin berpisah.

Ketujuh, Al- Ta’ah: patuh, artinya seseorang yang diperintah oleh yang dicintainya maka ia akan patuh, dan egoisnya rendah. Karena ia memikirkan orang yang dicintai, bukan hanya memikirkan diri sendiri.

Diakhir penjelasannya, Dosen kelahiran Mojokerto itu berharap, konsep tersebut dapat dijadikan parameter terhadap diri sendiri sebagai wujud intropeksi dalam mencintai yang seutuhnya, dan memanifestasikan hal tersebut di kehidupan nyata.

Reporter: Endang Paniati
Editor: M. Shafril

Awal Tahun 2017, MPI Menyambut Tamu dari Pamekasan Madura
Peringati Harlah ke-35, SKM Amanat Luncurkan Bunga Rampai dan Antologi Puisi
Akibat Mengudaranya Bahan Kimia di FSH, Ini Dampak yang Terjadi
UIN Walisongo Buka Pendaftaran Bidikmisi 2019, Berikut Cara Pendaftarannya
Perjuangan Tim LKBB Sumbang Emas untuk FPK Meski Awalnya Tak Percaya Diri
TAGGED:fakhrudin faizngaji filsafatuin walisongo ngaji filsafat
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
cinta pertama, puisi skm amanat, puisi soeket teki, sastra soeket teki, skm amanat
PuisiSastra

CINTA PERTAMA

Desi Permatasari
1 Januari 2026
Bentrok Rapat Kerja, UIN Walisongo Undur Wisuda Periode Mei
Rekrutmen Bantuan UKT UPZ UIN Walisongo Resmi Dibuka, Apa Saja Syaratnya?
SKM Amanat Adakan Seminar Pers dan Bincang Sastra pada Harlah ke-39
Wisuda Virtual, Rektor UIN Walisongo Sebut Para Wisudawan Sebagai Duta Walisongo
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Konsep Manifestasi Cinta yang Seutuhnya Menurut Fahrudin Faiz
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Konsep Manifestasi Cinta yang Seutuhnya Menurut Fahrudin Faiz
Share
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Konsep Manifestasi Cinta yang Seutuhnya Menurut Fahrudin Faiz
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Konsep Manifestasi Cinta yang Seutuhnya Menurut Fahrudin Faiz
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?