By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Amanatweb.netAmanatweb.netAmanatweb.net
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Sebuah Humor yang Dipaksakan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Amanatweb.netAmanatweb.net
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
SeARCH
  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Advertorial
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
Have an existing account? Sign In
Follow US
Opini

Sebuah Humor yang Dipaksakan

Last updated: 7 Desember 2021 10:10 pm
Agus Salim I
Published: 7 Desember 2021
Share
SHARE
Sumber: Tekno.kompas.com

Humor adalah bagian dari dinamika kehidupan manusia. Dengan humor, hidup manusia menjadi lebih berwarna dalam memaknai kehidupan.

Sebagaimana dikatakan Gus Dur dalam Mati Ketawa ala Rusia (1986), humor adalah senjata terampuh untuk memelihara kewarasan orientasi hidup sebuah masyarakat. Tanpa humor, yang ada hanyalah kegilaan, kebencian, dan kemarahan.

Namun, selera humor tiap orang itu berbeda-beda. Ada yang setiap hari bercengkerama dengan humor. Ada pula yang menggunakan humor sebagai selingan penghilang kepenatan. Yang jelas, masing-masing punya porsi dan pilihan tersendiri dalam membuat humor.

Dalam beberapa kasus, beberapa orang bahkan bisa mengekspresikan humor secara lepas. Seolah apa yang menjadi beban dalam hidup, hilang seketika dalam satu hentakan tawa. Sebab, poin utama dalam humor adalah titik kelucuan. Dengan kelucuan, orang akan lebih mudah tertawa.

Akan tetapi, di negara kita humor menjadi sensitif. Atau lebih tepatnya ia menjadi komoditi yang diperjualbelikan. Fungsi humor tak lagi bersifat sebagai kebutuhan manusia untuk ketahanan diri dalam proses pertahanan hidupnya. Melainkan, semata-mata sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan financial.

Ada semacam pergeseran makna dalam humor. Dalam Ensiklopedia Indonesia (1982), seperti yang dinyatakan oleh Setiawan (1990) menyebut humor itu kualitas untuk menhimbau rasa geli atau lucu, karena keganjilannya atau ketidakpantasannya yang menggelikan; panduan antara rasa kelucuan yang halus di dalam diri manusia dan kesadaran hidup yang iba dengan sikap simpatik.

Humor hari ini lebih bersifat hard selling; kalau kata anak zaman sekarang. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir siaran TV nasional, kita telah menyaksikan orang-orang mempertontonkan parodi dan leluconnya. Orang-orang di dalam studio ‘dipaksa’ menertawakan kelucuan, yang dalam satu kondisi tak selalu mempunyai nilai humor.

Hal ini kemudian menghidupkan dan meresapi teori agenda setting dan framing, yang pada praktiknya sudah biasa dilakukan oleh media mainstream. Dua teori yang jelas saling berkaitan.

Teori agenda setting berbicara tentang bagaimana media mampu menonjolkan hal biasa menjadi hal yang penting. Sedangkan teori framing adalah cara membingkai sesuatu melalui sebuah pencitraan yang baik atau buruk.

Ishadi SK dalam buku Media dan Kekuasaan membeberkan teknis suatu media mainstream dalam membingkai humor (yang dipaksakan) untuk dikemas sedemikan rupa, hingga menyerupai humor. Hal itu Ishadi dapatkan dari pengalamannya keluar masuk newsroom media-media di Indonesia pada akhir masa Orde Baru hingga awal masa Reformasi.

Pengalaman Ishadi ini, tentu masih ada dan bahkan menjadi kultur baru dalam komoditi humor hingga hari ini. Menarik untuk kita saksikan bagaimana orang-orang dengan bangga berlomba-lomba menjadi ‘badut’ atas diri mereka sendiri.

Penulis: Agus Salim

Bunuh Diri Bukan Hanya Tentang Kesengajaan
Badriyah Fayumi Ibaratkan Gus Dur sebagai Buku yang Tidak Ada Tamatnya
Maraknya Tren “Cancel Culture”; Seberapa Parahkah?
Gelar atau Wawasan? Menafsir Ulang Tujuan Kuliah
Inovasi Berbasis Teknologi, Seberapa Penting?
TAGGED:Gus durhumoropini
Share This Article
Facebook Email Print

Follow US

Find US on Social Medias
FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow

Weekly Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
[mc4wp_form]
Popular News
uin walisongo, wisuda periode mei, wisuda 2026, wisuda uin walisongo, wisuda ke-100
UIN WalisongoWisuda

UIN Walisongo Resmi Luluskan 642 Mahasiswa pada Wisuda Periode Mei 2026

Romaito
23 Mei 2026
Wakil Ketua III DPD RI Ajak Mahasiswa Teladani Sifat Rasul dalam FSH Bersholawat
Mengenal Ajeng, Paskibraka Pembawa Baki Bendera di UIN Walisongo
Ali Masykur: Profesional Sejati Adalah Mereka yang Mempunyai Skill
Bangun Kepedulian Warisan Budaya, KKN UIN Walisongo Posko 121 Revitalisasi Kawasan Kepunden Mbah Demang
- Advertisement -
Ad imageAd image
Global Coronavirus Cases

Confirmed

0

Death

0

More Information:Covid-19 Statistics
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Sebuah Humor yang Dipaksakan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Sebuah Humor yang Dipaksakan
Share
  • Warta
    • Varia Kampus
    • Indepth
    • Seputar Ngaliyan
    • Regional
    • Nasional
  • Artikel
    • Esai
    • Opini
    • Mimbar
    • Kolom
    • Buku
    • Film
  • Milenial
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Melipir
  • Akademik
  • Sosok
  • Lainnya
    • Epaper
      • Tabloid SKM Amanat
      • Soeket Teki
      • Buletin SKM Amanat
      • Bunga Rampai
    • Ormawa
    • Jejak Amanat
  • Cerpen
  • Puisi
Reading: Sebuah Humor yang Dipaksakan
Share

Tentang Kami

SKM Amanat adalah media pers mahasiswa UIN Walisongo Semarang.

Kantor dan Redaksi

Kantor redaksi SKM Amanat berlokasi di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lantai 1, Kampus III UIN Walisongo, Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang, dengan kode pos 50185

  • Tentang Kami
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Kontak
Reading: Sebuah Humor yang Dipaksakan
Share
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?